Seleksi dan Culling Ayam Broiler

Oleh : Menix Etwan Manafe, S.Pt
(Widyaiswara BBPP Kupang)
Published : Senin, 27 Nopember 2017, 08:31:21 am

Seleksi dalam usaha peternakan broiler diartikan memilih ternak broiler sesuai dengan tingkat pertumbuhannya, lalu dipisahkan satu dengan yang lainya. Tujuan utama seleksi adalah untuk membedakan broiler dengan pertumbuhan baik dan yang tidak baik. Jika ditemui broiler dengan pertumbuhan kurang baik, broiler tersebut harus dipisahkan dan diberi perlakuan tertentu misalnya pemberian pakan atau vitamin sehingga laju pertumbuhannya meningkat. Selain itu, seleksi dilakukan untuk menciptakan keseragaman ayam yang telah diseleksi sehingga mengurangi persaingan diantara ternak karena semua ayam mendapatkan pakan yang proporsional.

Seleksi paling efektif dilakukan pada saat vaksinasi sebab pada saat itu pertumbuhan ayam sudah bisa diketahui. Selanjutnya, seleksi dilaksanakan bertahap dan sudah harus selesai pada akhir periode brooding. Seleksi dilakukan dengan cara menyekat kandang menjadi beberapa bagian sesuai dengan ukuran ayam.

Culling dapat diartikan “memusnahkan” ayam-ayam yang secara teknis tidak dapat tumbuh dengan baik dan malah menghambur-hamburkan pakan.  Solusinya adalah mengeluarkan ayam yang bermasalah tersebut dan dipelihara tersendiri atau oleh orang lain yang tidak terlibat langsung dengan usaha peternakan broiler tersebut.

Berikut ini adalah kriteria ayam yang di-culling sebagai berikut :
1)    Ciri-ciri fisik meliputi: lemah, lesu, dehidrasi, red hock, cacat (paruh/kaki), wet vent (kotoran menempel dan tampak basah di sekitar dubur), gasping (megap-megap)  dan tortikolis (kepala berputar).
2)    Dari standar berat badan, culling dapat dilakukan mulai empat hari (saat vaksinasi tetes) sampai maksimal 10 hari bila berat badannya sangat ekstrim, yakni 20-25% dibawah standar.

Seleksi dan culling sangat penting untuk dilakukan terutama pada awal masa pemeliharaan dalam suatu usaha peternakan ayam broiler untuk menghasilkan efesiensi dan efektivitas usaha serta menguntungkan.