BBPP Kupang Gelar Bimtek Kakao bagi Penyuluh

Editor : Ami Daiman, SH
Published : Senin, 30 Oktober 2017, 09:01:21 pm

Kementerian Pertanian pada tahun 2017 ini, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) telah mengalokasikan kegiatan dan anggaran salah satunya untuk memperkuat perbenihan/perbibitan komoditas perkebunan. Penguatan perbenihan/perbibitan dimaksudkan untuk meningkatkan produksi guna pemenuhan kebutuhanndalam negeri, dan juga peningkatan ekspor.

Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang - NTT menyelenggarakan " Bimbingan Teknis Perkebunan (Kakao, Kelapa dan Jambu Mente) Bagi Aparatur Dalam Rangka Mendukung Program SIWAB Kegiatan APBN-P 2017" Kegiatan Bimtek ini di buka oleh Kabag umum H. Muhammad Ukkas,S.Pi, M.Si mewakili Kepala Balai, Bimtek dilaksanakan di aula kantor BBPP Kupang selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 26-28 Oktober 2017, dikuti sebanyak 26 peserta berasal dari Kab. Flores Timur, Kab. Lembata, Kab. Sikka, Kab Ende, Kab. Alor, Kab. Sumba Timur, Kab. Sumba Barat dan Kab. Sumba Barat Daya.

Dalam Sambutannya Kabag Umum mengatakan “ Sesuai Arahan Sekjen Kementan bahwa Badan SDM tidak hanya melakukan/melaksanakan kegiatannya sendiri saja, tetapi Badan SDM juga harus mendukung program dari eselon 1 laiinya” misalkan sekarang kita sedang melakukan Bimtek kakao, Kelapa dan Jambu Mente berarti kita mendukung programnya Ditjen Perkebunan, kemarin kita melaksanakan Bimtek peternakan berarti kita mendukung Program Ditjen Peternakan dan Kesehatan hewan, begitu juga dengan Upsus Pajale kita mendukung kegiatan dari Ditjen Tanaman Pangan, ini dilakukan untuk mencapai target2 yang sudah ditetapkan kementan demi kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani , dan dengan melakukan Bimtek ini kita dapat sama –sama berperan untuk mewujudkan cita-cita kementerian pertanian yaitu untuk kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani” Ujar M. ukkas

Tujuan dari pelaksanaan Bimtek ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan Sikap Sumber Daya manusia pertanian seiring dengan target produksi dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Bimtek kakao, kelapa dan jambu mente ini sangat diperlukan bagi penyuluh karena komoditi kakao di NTT sedang menapaki jalan sebagai salah satu sentra kakao Indonesia.
Model pembelajaran yang digunakan menerapkan pembelajaran yang berorientasi pada pemecahan masalah dan pengambilan keputusan berdasarkan kesesuaian materi yang dibutuhkan peserta.

 

Foto Bersama Kabag Umum BBPP Kupang, Muhammad Ukkas, S.Pi, M.Si dengan Peserta Bimtek (Kakao, Kelapa, dan Jambu Mente).