Cetak Sawah dan Tanam Serentak di Wilayah Perbatasan RI-RDTL


Timor Tengah Utara, NTT----Bertempat di lokasi Percetakan Sawah Kleja Kelurahan Bitauni, Kecamatan Insana Tengah yang merupakan wilayah perbatasan Pemerintah RI - Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) telah dilaksanakan Acara Gerakan Tanam Serentak Tanaman Padi, Sabtu (24/09/2016) dalam rangka mendukung terwujudnya program swasembada pangan nasional.

Acara tanam perdana serentak ini dihadiri dan dibuka oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Heri Wiranto, S.E., M.M. Kedatangan Danrem beserta rombongan di lokasi cetak sawah  disambut oleh Bupati Timur Tengah Utara Raymundus Sau Fernandes, S.Pt., Wakil Bupati TTU, Ketua DPRD TTU, Dandim 1618/TTU Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd., Kapolres TTU, unsur Forkopimda Kabupaten TTU, Penaggungjawab lokasi Upsus Kab. TTU yaitu Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang yang diwakili oleh Longginus Lengi, SP, MP serta masyarakat kelompok tani setempat.

Dalam pencapaian swasembada berkelanjutan padi, jagung serta kedelai, lahan merupakan salah satu faktor produksi utama yang tidak tergantikan. Lanjutnya, pemerintah pusat melaui Kementerian Pertanian telah mencanangkan program Upaya Khusus (Upsus) peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai (pajale) yang keberhasilnya antara lain sangat ditentukan oleh kinerja dari upaya penambahan luas lahan  sawah dan kegiatan budidaya karena karakteristik program Upsus dicirikan dengan kegiatan yang bersifat sinergis dari aspek hulu dan aspek hilir. Keberhasilan ini sangat ditentukan pula oleh peran serta berbagai pihak di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten.

Pejabat yang mewakili Kepala BBPP Kupang, Longginus Lengi, SP, MP mengatakan bahwa pelaksanaan penanaman padi serentak  menerapkan sistem Jajar Legowo (Jarwo).  Sistem ini sudah melalui uji coba sistem tanam  dengan jarak tanam antara satu rumpun dengan rumpun padi populasinya menjadi sangat bagus dan hasilnya sangat memuaskan dibanding sistem tanam yang biasanya.

(Admin BBPP Kupang, 24 September 2016)